Pemerintah Desa Unamendaa Bangun Tower Air Bersih – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SAFARI DESA

Pemerintah Desa Unamendaa Bangun Tower Air Bersih

Tampak warga sedang mengerjakan konstruksi tower air bersih di Desa Unamendaa.FOTO : Hasrul/Kolaka Pos

Tampak warga sedang mengerjakan konstruksi tower air bersih di Desa Unamendaa.FOTO : Hasrul/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Mengatasi kesulitan air bersih yang dialami warga, Pemerintah Desa Unamendaa Kecamatan Wundulako akhirnya membangun sarana air bersih dengan konstruksi bangunan sistim tower dan perpipaan. Bangunan yang terletak di Dusun 1 desa itu nantinya akan dapat dimanfaatkan oleh sedikitnya 20 Kepala Keluarga yang ada ditempat tersebut. Bahkan kabarnya pemanfaat dari air bersih tersebut bukan hanya digunakan oleh warga Desa Unamendaa namun juga bagi warga diluar desa itu.
Kepala Desa Unamendaa, Sabtiar Gadjang mengatakan bahwa di Dusun 1 desanya itu masih terdapat sekitar 20 kk yang kini masih dalam kondisi krisis air bersih. Pasalnya di wilayah tersebut kondisi geografis daerahnya memang sedikit berada di daerah ketinggian yang mengakibatkan sulitnya menemukan mata air yang dangkal. Jadi dengan bantuan anggaran dari pemerintah desa melalui anggaran dana desa, pemerintah desa dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan air bersih.
“Memang di dusun 1 itu sumber air sedikit susah dijumpai, karena kondisi wilayahnya agak tinggi. Jadi kalau masyarakat menggali sumur harus menggunakan anggaran yang besar karena mata airnya lebih dalam dari daerah lain. Makanya dengan anggaran dana desa tahun ini, kami mengalokasikan anggaran untuk pembuatan sumur bor beserta tower air dengan kapasitas 2 x 1.100 liter. Insya Allah dengan selesainya pembangunan sarana air bersih tersebut, warga kami yang ada di Dusun 1 tidak lagi kesulitan dalam mendapatkan air bersih seperti selama ini,”kata Sabtiar Gadjang.
Karena sarana air bersih tersebut mengandalkan jaringan listrik untuk mengalirkan air kata Kades Unamendaa, maka warga pemanfaat yang ada di tempat tersebut membentuk kelompok sebagai pengelolahnya. Kelompok ini bertujuan dalam memelihara jaringan distribusi dan pembayaran listrik yang digunakan.
“Untuk pengelolahnya, kami serahkan langsung kepada warga pemanfaat air disitu. Nantinya tergantung mereka bagaimana sistim pembayaran listriknya dan upah bagian pemeliharaannya. Kita tidak akan mengintervensi hal tersebut, karena bagaimanapun anggaran yang digunakan dalam pembangunan sarana air bersih ini adalah uang pemerintah yang memang dialokasikan untuk pemenuhan kebutuhan dan kesejahteraan masyarakat,”terang Sabtiar. (cr3)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top