Gedung SDN 1 Totobo Harus Dibangun Ulang – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Metro Kolaka

Gedung SDN 1 Totobo Harus Dibangun Ulang

Wakil Bupati Kolaka saat memantau gedung SDN 1 Totobo.FOTO : Muzakkir/Kolaka Pos

Wakil Bupati Kolaka saat memantau gedung SDN 1 Totobo.FOTO : Muzakkir/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Wakil Bupati Kolaka Muhammad Jayadin, meminta Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Dikmudora) Kolaka agar gedung milik SDN 1 Totobo dibangun ulang. Pasalnya, kondisi bangunan yang digunakan untuk Ruang Kelas Belajar (RKB), bagi sekolah yang memiliki jumlah siswa sekitar 70 orang itu sudah tidak layak lagi digunakan.

Wakil Bupati Kolaka, Muhammad Jayadin mengatakan, Dikmudora Kolaka harus memikirkan pembagunan gedung baru sekolah yang berdekatan dengan poros Bypass tersebut. “Kalau gedung ini sebenarnya sudah tidak bisa lagi dilakukan renovasi, harus dibuat gedung baru,” ungkapnya yang ditemui saat mengunjungi SDN 1 Totobo.

Selain kondisi gedung yang sudah reot, lanjut Jayadin, pondasi gedung RKB tersebut terlalu rendah, sehingga air laut sangat mudah merendam dinding bangunan. “Karena pondasinya harus tinggi lagi, mengingat lokasinya dekat dengan air laut, supaya hawa air lautnya tidak naik di dinding bangunan,” ujarnya.

Sesuai rencana, tahun ini gedung tersebut akan diperbaiki oleh Diknas, namun saja kata Jayadin, jika hanya sekedar renovasi lebih baik menunggu untuk pembagunan gedung baru. ”Tahun ini direncanakan, tapi mau dilihat dulu apakah bagunan baru atau hanya renovasi saja. Kalau renovasi, tidak akan bertahan lama, mending kita mundur tahun depan dan dibuatkan bangunan baru,” tegasnya.

Kepala SDN 1 Totobo Heince mengatakan, gedung RKB tersebut terakhir direnovasi tahun 2008 lalu. ”Setelah saya masuk tahun 2014, sudah berapa kali saya mengusulkan tapi kita sekedar mengusulkan, urusan bangunan itu domain pemerintah bukan urusan kami, yang jelasnya kami sudah mengusulkan,” tandasnya. (cr1)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top