Nur Alam Janji Tak Bentuk Politik Dinasti – KOLAKA POS

KOLAKA POS

KOTA KENDARI

Nur Alam Janji Tak Bentuk Politik Dinasti

Net/Ilustrasi

Net/Ilustrasi

KOLAKA POS, KENDARI – Janji politik dilontarkan gubernur Sultra Nur Alam, yang berkomitmen dihadapan sejumlah kepada daerah se-Sultra, untuk tidak membentuk politik dinasti di Bumi Anoa, setelah masa jabatannya berakhir 2018 mendatang.
“Dihadapkan para hadirin yang hadir, saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak akan membangun politik dinasti di daerah (Sultra, red) yang kita cintai ini, sehingga bagi saudara-saudara yang mendengar isu, bahwa saya akan mendorong (jadi calon gubernur, red) salah satu keluarga saya, hal itu tidak benar,” ujar gubernur dua periode ini, Senin (18/7).
Hal yang dia sampaikan tersebut, menurutnya sengaja dikatakan didepan umum, agar isu yang beredar bahwa dirinya akan mengusung salah satu keluarganya pelan-pelan hilang dipembicaraan masyarakat.
“Pelan-pelan pesan ini saya sampaikan, di HMI kemarin dan dalam pertemuan-pertemuan lainnya supaya bangunan diskusi soal keluarga saya dihilangkan tidak perlu ada kecurigaan. Istri saya cukup sudah mengabdi mewakili Sultra dan cukup konsen disitu (DPR RI, red), saya tidak mungkin jadi gubernur tiga kali dan anak saya semuanya juga masih sekolah,” jelasnya.
Bahkan Nur Alam mempersilahkan siapa saja yang berkeinginan mencalonkan diri sebagai penggantinya diperiode selanjutnya.
“Tidak ada yang perlu diragukan, saya tidak akan menggunakan kekuatan apa-apa dalam pemilihan gubernur nanti, silahkan teman-teman bertarung, tetapi saya sebagai masyarakat biasa memiliki hak pilih dan masih memiliki teman-teman yang mungkin bisa mendukung,” katanya.
Dalam kesempatan itu, mantan wakil ketua DPRD Sultra ini, membeberkan dua kekuatan politik yang harus bisa dikuasai oleh para calon kandidat gubernur, dalam menggerakan konsolidasi di lapangan nantinya.
“Saya harus mengatakan dalam tanda kutip ada dua kekuatan politik di dalam menggerakan konsolidasi, yang pertama adalah konsolidasi rakyat dan konsolidasi demokrasi, siapa yang menguasai konsolidasi demokrasi, ataupun konsolidasi rakyat, apa lagi bisa menguasai keduanya maka dia memiliki potensi yang sangat besar, untuk menjadi gubernur Sultra. Ini pesan saya,” tutupnya. (k1)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top