200 Warga Lapao-Pao Dapat Pelayanan Administrasi Kependudukan Gratis – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SAFARI DESA

200 Warga Lapao-Pao Dapat Pelayanan Administrasi Kependudukan Gratis

foto lapaoKOLAKA POS, KOLAKA – Sistim pelayanan administrasi kependudukan yang selama ini dinilai sulit dan cenderung berbelit belit, tentunya sangat dikeluhkan oleh warga yang berakibat banyaknya warga yang tidak memiliki kelengkapan administrasi kependudukan berupa kartu keluarga (KK), kartu tanda penduduk (KTP) serta akta kelahiran. Hal ini kemudian membuat Pemerintah Desa Lapao-Pao, Kecamatan Wolo, berinisiatif memfasilitasi warga desanya dalam memperoleh pelayanan administrasi kependudukan secara gratis di desa itu.
Kepala Desa Lapao-Pao, Muh. Risal Nur mengatakan, bahwa alasan dirinya melakukan kegiatan tersebut lantaran banyaknya warga di desanya, yang belum melengkapi administrasi kependudukan yang diharapkan oleh pemerintah. Bukan hanya itu, bagi warga yang telah memiliki administrasi kependudukan namun telah berakhir masa berlakunya juga menjadi sasaran dari pelayanan ini.
“Saat ini lebih dari 200 Kepala Keluarga (KK) dari warga kami yang belum memiliki kelengkapan adminstrasi kependudukan seperti KTP, KK dan akta kelahiran. Mengingat banyaknya kendala yang dialami oleh warga dalam mengurus administrasi itu, maka untuk mempermudah pelayanannya, kami menjalin kerjasama dengan pihak Dinas Catatan Sipil dan Kependudukan dalam memberikan pelayanan kepada warga di desa Lapao-Pao. Dalam pengurusan tersebut kami memberikan pelayanan gratis kepada warga, agar mereka bisa memenuhi seluruh administrasi yang dibutuhkan. Jadi tak ada lagi alasan bagi warga untuk tidak mengurus kelengkapan kependudukan mereka, karena semuanya tidak dipungut biaya sedikitpun alias gratis,” kata Risal Nur.
Ditambahkan Risal, waktu yang digunakan dalam kegiatan ini selama tiga hari, terhitung sejak Senin (18/7) hingga Rabu (20/7) karena beberapa KK yang ada di desanya diketahui tinggal di pelosok, yang sulit dijangkau dengan jaringan komunikasi dan sarana transportasi.
“Kami menggunakan waktu selama 3 hari untuk kegiatan ini, sebab sebagian besar warga kami tinggal di tempat yang sulit dijangkau dengan jaringan komunikasi dan transportasi. Jadi biar informasinya bisa diketahui oleh seluruh warga termasuk di pelosok, kita menggunakan waktu pelayanan di kantor desa Lapao-Pao selama dua hari untuk pendataan oleh Discapil dan satu harinya untuk pengambilan foto bagi pengurusan KTP dan Akta Keluarga. Selanjutnya jika seluruh kegiatannya
telah selesai, maka pihak desa akan mengambil kelengkapan kependudukan warga di Discapil, untuk diserahkan kepada pemiliknya masing-masing,” kata Kades Lapao-Pao yang baru menjabat tahun ini. (cr3)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top