Hidayatullah : Wafatnya Husni Tak Menghambat Proses Pilkada Sultra – KOLAKA POS

KOLAKA POS

KOTA KENDARI

Hidayatullah : Wafatnya Husni Tak Menghambat Proses Pilkada Sultra

Almarhum Husni Kamil Manik Saat Meresmikan Komisi Informasi KPU Sultra 10 Mei 2016 lalu.FOTO : Asbar/Kolaka Pos

Almarhum Husni Kamil Manik Saat Meresmikan Komisi Informasi KPU Sultra 10 Mei 2016 lalu.FOTO : Asbar/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KENDARI – Wafatnya Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Republik Indonesia (RI) Husni Kamil Manik tidak menghambat proses kinerja KPU Provinsi Sulawesi Tenggara dalam melaksanakan proses tahapan Polkada seterntak dituduh daerah Kabupaten/kota.

Menurut Ketua KUP Sultra Hidayatullah, kendati posisi ketua KPU RI kosong namun pihaknya tetap mlaksanakan proses tahapan, sebab KPU sebuah institusi yang berjalan otomatis sesuai yang telah ditetapkan. “Inikan institusi dia berjalan otomatis, ketua KPU meninggal dunia maka yang menjalankan komisioner lainnya, karna dia berjalan kolektif kolegial, tentunya yang menjalankan pelaksana tugas sehingga tidak akan berpengaruh terhadap jalannya tahapan penyelenggaraan,” sebutnya Rabu (13/7)
Selain itu kata dia dalam pelaksanaan pilkada di tujuh Kabupaten/Kota di Sultra yang akan digelar 15 februari 2017 yabg nenjadi penanggung jawab adalah masing-masing KPUD Kabupaten/Kota, KPU RI Hanya menerima laporan yerkai pelaksanaan penyelanggaraan tahapan.

“Inikan kolektif koliagial jadi kalau untuk Pilkada begini yang bertanggung jawab masing-masing penyelenggara pelaksana KPU Kabupaten/Kota yang menyelenggarakan. KPU RI kan dia sifatnya supervisi dalam menerima laporan tentunya laporan ini kan yang menerima ada pihak sekedtaris jendral disana dan dalam waktu dekat juga akan ada pergantian ketua KPU,” sebutnya

Namun meskipun tidak mempengaruhi Tahapan Pilkada, dengan meninggalnya Husni Kamil Manik memberikan rasa duka bagi setiap komisioner KPU, sebab sebagai seorang pimpinan Almarhum telah banyak memberikan bantuan fikiran Terkait Pemilihan Umum

“Dalam situasi seperti ini secara manusiawi terganggu karna berduka, apalagi almarhum selama ini menjadi pimpinan tertinggi dalam institusi ini. tetapi secara lembaga tidak terganggu karna bekerja dalam sebuah birokrasi dan sistem,” sebutnya.

Dia menambahkan sehauh uni tahapan Pilkada sudah memasuki tahap seleksi penerimaan anggota Panitia Pemungutan Kecamatan (PPK) dan Panitia Pemungutan Suara (PPS) .Saat ini dalam proses perekrutan PPK dan PPS itu terakhir samapi tanggal dua pulu juli,” pungkasnya (k1)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top