Gaji 13 PNS Konsel Diduga “Disunat” – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Gaji 13 PNS Konsel Diduga “Disunat”

Surunuddin Dangga : Kalau Terbukti Akan Diproses

Kadis_DKP_Tabanan_Bantah_Ada_Pungli_SK_CPNS__920212KOLAKA POS, ANDOOLO – Pembayaran gaji 13 untuk Pegawai Negeri Sipil (PNS) Kabupaten Konawe Selatan (Konsel) diduga “disunat” oleh oknum tidak bertanggung jawab. Bahkan potongan tersebut dianggap sebagai tanda terima kasih, dalam proses pembayaran gaji PNS.

Menanggapi hal tersebut, Bupati Konsel Surunuddin Dangga mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan yang masuk terkait pemotongan gaji 13 PNS. Namun bila ada bukti yang autentik masalah itu akan ditindak, karena tidak diperbolehkan. “Untuk itu kami berharap bersama dengan teman-teman wartawan kita sama-sama mensosialisasikan etika menjalankan pemerintahan yang baik. Kita digaji negara tentu untuk memberikan pelayanan yang maksimal, tanpa harus lagi memungut ke sana-kemari, apalagi memotong gaji rekan sendiri. Ini selalu saya himbaukan,” jelasnya.

Ia mengungkapkan, jika ditemukan masih ada yang melakukan praktek itu, secepat mungkin akan ditindak. “Untuk itu perlu kita sosialisasi, kalau aturannya yang memberi dan menerima itu melanggar. Selama ini kita hanya memberikan sosialisasi dulu, contohnya kenaikan pangkat tidak harus keluar uang lagi, itu sudah kita instruksikan hal seperti itu dihilangkan. Sehingga sangat kita harapkan kedepan pemerintahan sudah terkoordinasi bagus,” harapnya.

Dikatakannya, untuk PNS yang kedapatan melakukan potongan langkah awal akan diberikan teguran tertulis, jika masih terulang akan diberikan sanksi penurunan pangkat, masih terulang lagi gajinya ditahan, terakhir dipecat.

“Kalau sudah melanggar untuk apa lagi dipertahankan, asal sudah sesuai aturan yah kita pecat, seperti yang baru-baru ini PNS kita pecat akibat tinggalkan tugas bertahun-tahun dan ini akan ada lagi susulan,” ungkapnya.

Surunuddin menambahkan untuk selanjutnya sudah ada lagi PNS yang akan dipecat, jumlahnya itu sebanyak tiga orang. “Sementara ini kita lagi panggil katanya sering di Jakarta terus, untuk itu saya perintahkan agar dia menghadap dulu. Termasuk pemalsuan dokumen di Dinas Pendidikan atas nama Nurwahidah yang saat ini sedang kita telusuri, kalau itu sampai terbukti tentu kita akan sanksi juga,” tegasnya. (k5)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top