Proyek Panjat Dinding Disorot – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Proyek Panjat Dinding Disorot

Salah satu sarana olahraga panjat dinding yang dibangun di depan stadiun gelora mendapat sorotan dari FPTI karena dianggap tidak memenuhi standar.FOTO : Mirwanto/Kolaka Pos

Salah satu sarana olahraga panjat dinding yang dibangun di depan stadiun gelora mendapat sorotan dari FPTI karena dianggap tidak memenuhi standar.FOTO : Mirwanto/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Pembanguan sarana olahraga panjat tebing di depan stadin Gelora Kolaka mendapat sorotan dari Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI) Kolaka. Pasalnya, dinding panjat tebing yang dibangun dianggap tidak memenuhi standar dan tidak aman digunakan.

Ketua Harian FPTI Kolaka, Abdul Rahim mengungkapkan, berdasarkan hasil peninjauannya di lapangan pemasangan material yang digunakan tidak sesuai dengan standar dalam kompetisii FPTI terutama jika dikaitkan dengan aspek keamanannya. “Saya masih melihat banyak kekurangan aspek safety yang kurang diperhatikan dan tidak sesuai dengan aturan FPTI. Lihat saja bagian belakangnya tidak ada besi penahan di bagian tengahnya, itu tidak safety, tidak sesuai aturan kompetisi di FPTI, seharusnya jika menggunakan multipleks seperti ini harus pasang pengamannya, ini rawan bobol dan membahayakan atlit,” jelas Rahim.
Lanjutnya, segala bentuk peralatan teknis yang digunakan di kompetisi panjat tebing Indonesia harus memenuhi standar EN atau setara dengan standar internasional. “Kita punya standar International yaitu EN, atau setara dengan standar international, kalau kami melihat ini jelas tidak sesuai dan tidak safety,” tegasnya.
Sehingga menurutnya jika Wall dinding tersebut akan digunakan untuk kompetisi Perlombaan Panjat Tebing yang diakui oleh FPTI atau menggunakan Rekomendasi FPTI maka perlu banyak perbaikan di Wall tersebut.”Kalau wall ini mau digunakan untuk kompetisi yang diakui atau menggunakan rekomendasi FPTI maka saya yakin ini ditolak, sehingga perbaikan terutama untuk aspek keamanan sangat perlu,” ungkapnya.
Meski demikian dirinya mengapreseasi Pemda Kolaka telah mengupayakan pembangunan dinding tersebut. “Kita tentunya apreseasi Pemda Kolaka sudah memperhatikan olararaga panjat dinding, namun sekali lagi kami tegaskan ini tidak sesuai standar jika akan digunakan untuk kompetisi tetapi jika Wall ini hanya digunakan untuk menempatkan gambar-gambar iklan saya pikir itu tidak ada masalah,” ujarnya.
Dirinya juga berharap ke depan pemda bisa mengalokasikan anggaran untuk pembangunan wall yang bisa digunakan untuk kompetisi dan bisa berkoordinasi dengan FPTI untuk hal teknisnya. “Sebaiknya sih kalau belum cukup anggaran untuk gunakan material fiber tunda dulu, nda susah buru-buru gunakan Multipleks baru tidak safety, Kan percuma juga kalau dibuat tidak bisa digunakan, sayang kan padahal rangkanya sudah bagus, dan kalau bisa berkoordinasilah dengan FPTI juga,” ungkap. (cr4)



Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top