Tambah Libur, TPP PNS Dipotong – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Tambah Libur, TPP PNS Dipotong

 Bupati Kolaka saat melakukan sidak di SKPD.FOTO : Muzakkir/Kolaka Pos

Bupati Kolaka saat melakukan sidak di SKPD.FOTO : Muzakkir/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Pemerintah Daerah (Pemda) Kolaka mewanti-wanti Pegawai Negeri Sipil (PNS) agar tidak menambah libur usai hari raya idul fitri. Pasalnya, bila kedapatan menambah libur usai lebaran Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP) akan dipotong.

Bupati Kolaka, Ahmad Safei mengatakan, bagi PNS yang menambah libur kata dia, sanksi pemotongan tunjangan menanti di depan mata. ”Ya resikonya menambah libur, kan sebelum libur kita sudah sampaikan, sudah wanti-wanti sesuai dengan surat edaran MenPan RB, kalau di langgar ya ada sanksi, siapapun itu yang tidak hadir (menambah libur), kecuali ada alasan tertentu yang bisa diterima dengan akal sehat,” terangnya.

Ia menambahkan, kegiatan Sidak bertujuan untuk memeriksa tingkat kehadiran PNS, utamanya pada instansi pelayanan publik. “Dihari pertama ini setelah libur lebaran Idul Fitri, saya ingin pastikan apakah sudah berjalan aktivitas di kantor-kantor pelayanan seperti biasa, pasca libur panjang Idul Fitri atau belum,” ungkapnya.

Tujuannya, karena pasca libur, sejumlah pekerjaan menumpuk di sejumlah kantor pelayanan, apalagi tingkat pengurusan masyarakat pastinya membeludak. ”Alhamndulillah semua berjalan lancar, meski dalam perjalanannya ada kantor pelayanan sepi, termasuk pegawainya juga sepi,” ujarnya.

Pantauan Kolaka Pos, Seperti tahun sebelumnya usai libur panjang lebaran Idul Fitri, Pemerintah daerah (Pemda) Kolaka melakukan Inspeksi Mendadak (Sidak), yang dipimpin langsung oleh Bupati Kolaka Ahmad Safei, di sejumlah kantor pelayanan publik, Senin (11/07). Sidak yang dimulai dari Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG)Kolaka, diikuti oleh Asisten III Ruhaedin Djamaluddin, Kepala BKD Mujahidin, Kasat Pol PP Marsukad Riady dan Kabag Humas dan Protokoler Amry Djamaluddin.

Di dinas kesehatan, tingkat kehadiran PNS pada hari pertama, sebagian besar telah berkantor, begitupun di Puskesmas Kecamatan Kolaka yang berada di Kelurahan Lalomba, suasana pelayanan tampak berjalan normal.
Usai menyambangi RSBG Kolaka, Sidak dilanjutkan di kantor Dinas Kependudukan dan pencatatan Sipil (Disdukcapil), Kantor Lurah Watuliandu, Dinas Kesehatan dan berakhir di Puskesmas Kecamatan Kolaka, yang bertempat di kelurahan Lalombaa.

Di RSBG, kunjungan orang nomor satu di jajaran Pemda Kolaka ini, tampak terlihat pasien berjubel disejumlah kamar pemeriksaan. Meski begitu, pelayanan kesehatan tetap berjalan lancar, karena petugas medis telah stand by di ruangan masing – masing.

Begitu halnya di kantor Disdukcapil, terlihat puluhan warga yang tengah antri, untuk mengurus pelbagai keperluan administrasi kependudukan. Hanya saja, dari testimoni bupati Kolaka kepada warga diketahui bahwa, pelayanan E- KTP sedikit molor karena mengalami gangguan jaringan dari server pusat kendali di Jakarta.

Lain halnya di kantor lurah Watuliandu, pemandangan sedikit kontras dibanding di RSBG dan Disdukcapil, sebab hingga pukul 10.00 WITA terlihat masih lengang dari aktivitas pelayanan. Bahkan, hanya ada lima pegawai yang baru masuk, dari 11 pegawai yang ada, termasuk seorang PNS hanya terlihat menggunakan pakaian biasa, layaknya masyarakat melakukan pengurusan di kelurahan. Lurah Watuliandu baru terlihat hadir, berselang 10 menit setelah rombongan berada di kantornya. (cr1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top