Kasat Narkoba dan Reskrim Polres Bombana Berganti – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Kasat Narkoba dan Reskrim Polres Bombana Berganti

Serah terima jabatan Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim Polres Bombana, kemarin (28/6).FOTO : Haliqfat/Kolaka Pos

Serah terima jabatan Kasat Narkoba dan Kasat Reskrim Polres Bombana, kemarin (28/6).FOTO : Haliqfat/Kolaka Pos

KOLAKA POS, BOMBANA – Dua kepala satuan di Polres Bombana kini berganti. Adalah Kasat Reskrim yang semula dijabat AKP Deddi Nuary, diganti dengan AKP Basri, serta Kasat Narkoba sekarang dijabat AKP Safaruddin, menggantikan AKP Jumardin.
Kapolres Bombana AKBP Hery Susanto S.IK, selaku komando serah terima jabatan (Sertijab) yang dilaksanakan kemarin (28/6), mengungkapkan rotasi jabatan tersebut berdasarkan surat keputusan Kapolda Sultra No. Pol :KEP/172/VI/2016, tentang pemberhentian dan pengangkatan jabatan di lingkungan Polda Sultra.
Selain itu, pergantian jabatan tersebut menurutnya suatu yang wajar atau rutin dilakukan dalam upaya dinamika organisasi, disisi lain juga merupakan promosi jabatan serta pembinaan karir penyegaran terhadap suasana kerja, kepemimpinan dengan tujuan agar kontiinitas dan efektifitas, serta optimalisasi kinerja Polri tetap terjaga.
Ia menambahkan, dengan momentum Sertijab ini merupakan hal terpenting untuk pendewasaan dalam organisasi, agar senantiasa selaras dengan perkembangan masyarakat.
“Dengan Sertijab ini janganlah dipandang sebagai acara yang bersifat formalitas dan seremonial biasa, namun pelaksanaan serah terima jabatan ini, harus dilihat sebagai suatu upaya institusi Polri dalam meningkatkan produktivitas dan kinerja satuan, untuk menghadapi tantangan tugas yang semakin berat dan kompleks, sehingga pengelolaan organisasi dapat berjalan lebih efektif dan efisien, guna menuju perubahan yang lebih baik,” harapnya.
Kehadiran pejabat baru bukan saja sanggup untuk memelihara keseimbangan terhadap upaya yang telah dilaksanakan oleh pejabat sebelumnya, namun harus mampu untuk mengandakan analisa dan evaluasi, guna penyempurnaan mekanisme kerja yang selaras dengan situasi, kondisi dan hakekat tantangan yang berkembang saat ini.
“Hal ini perlu ditegaskan kembali, bahwa kebijakan pimpinan Polri yang telah digariskan tersebut tidak boleh berhenti atau dilaksanakan setengah-setengah, karena dapat berakibat terhadap terjadinya ketimpangan dan bahkan penyimpangan oleh pelaksana terdepan, yang akan berdampak langsung bagi terwujudnya situasi Kamtibmas yang aman,” ungkapnya. (k6)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top