Alasan Intruksi Presiden RI, Kejari Muna Tutup Mulut Bahas Kasus Korupsi – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Alasan Intruksi Presiden RI, Kejari Muna Tutup Mulut Bahas Kasus Korupsi

KOLAKA POS, RAHA – Besarnya penanganan perkara kasus korupsi yang terjadi di Kabupaten Muna baik itu kasus perkara yang masih berupa dugaan korupsi maupun sudah masuk ke ranah penanganan kasus korupsi yang terjadi di tanah Sowite sejak Januari hingga Juni saat ini.
Namun disayangkan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Muna masih tutup mulut terkait penanganan perkara korupsi yang mereka tangani tersebut.
Menurut Kasi Intel Kejari Muna La Ode Sofian pada Kolaka Pos saat dijumpai diruang kerjanya pada Senin (27/6), bahwa penanganan kasus perkara korupsi di Kabupaten Muna akan dirilis pada Hari Bhakti Adhyaksa 22 Juli mendatang.
Selain menunggu Hari bhakti Adhyaksa itu, alasan lain yang di kemukakan oleh korps Adhyaksa itu untuk tetap tutup mulut ialah Sofian berujar jika Kejari RI telah dibatasi dengan adanya Intruksi Presiden RI yang menyatakan bahwa Kejari RI dilarang memberikan pernyataan ke publik terkait pemeriksaan kasus korupsi yang sementara mereka tangani.
“Begini, saya minta maaf. Bukan saya tidak menghargai keterbuakaan informasi publik. Tapi kita juga sekarang, sesuai intruksi Peresiden, kita memang dilarang itu (memberikan pernyataan publik) sebenarnya. Nanti sudah terdakwah baru bisa di publis,” ujar Sofian di ruang kerjanya
Namun, Ia tidak mengelak jika di tahun ini (2016) Kejari Muna sudah banyak menangani kasus perkara korupsi, baik itu yang masih dalam proses penyelidikan, penyidikan hingga penetapan terdakwa korupsi
“Dugaan, kurang lebih 10 kasus untuk sementara. Ada juga yang ditangani di Pidsus. Jadi saya minta maaf belum bisa kita ini. Ada waktunyalah pada saat 22 Juli di Hari Bhakti Adhyaksa,” tandasnya (m1/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top