Desa Mataosu Ujung Minim Pembangunan Infrastruktur, Kades: Tahun Ini Satu Unit Jembatan Akan Dibangun – KOLAKA POS

KOLAKA POS

SAFARI DESA

Desa Mataosu Ujung Minim Pembangunan Infrastruktur, Kades: Tahun Ini Satu Unit Jembatan Akan Dibangun

Kades Mataosu Ujung, Rudianto bersama Salah seorang Kepala Dusun Berfoto di Lokasi Pembangunan Jembatan di Ruas Jalan Desa Mataosu Ujung.FOTO : Hasrul/Kolaka Pos

Kades Mataosu Ujung, Rudianto bersama Salah seorang Kepala Dusun Berfoto di Lokasi Pembangunan Jembatan di Ruas Jalan Desa Mataosu Ujung.FOTO : Hasrul/Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Guna memperlancar akses transportasi di desa Mataosu Ujung, Pemerintah Desa Mataosu Ujung saat ini tengah membangun satu unit jembatan di ruas jalan desa tersebut. Jembatan yang dibangun dengan menggunakan anggaran dana alokasi desa tahun ini, merupakan jembatan yang menghubungkan antara dusun 1 dan 2 di desa tersebut.

Kepala Desa Mataosu Ujung, Rudianto yang ditemui mengatakan bahwa hingga saat ini, panjang ruas jalan di desanya belum memiliki satu jembatan yang dibangun oleh pemerintah. Padahal sebagai desa yang memiliki akses jalan yang menghubungkan antara Kabupaten Kolaka dan Kolaka Timur seharusnya jalur tersebut telah tersentuh dengan pembangunan khususnya dibidang perhubungan darat.

“Sejak dimekarkannya desa ini dari Desa Mataosu pada tahun 2012 silam, belum satupun ada jembatan permanen yang dibangun oleh pemerintah. Yang ada saat ini hanya jembatan darurat yang dibangun secara swadaya oleh masyarakat, bahkan masih banyak ruas jalan yang tidak memiliki jembatan,” kata Rudianto.

Kades Definitif pertama di Desa Mataosu Ujung ini menambahkan, salah satu alasan yang sangat mendasar hingga pemerintah dan warga desa menginginkan adanya jembatan yang menghubungkan jalan di desa itu, lantaran jika terjadi banjir nyaris tak ada kendaraan yang bisa melanjutkan perjalanan lantaran sungai yang diseberangi oleh kendaraan meluap, akibatnya kendaraan tak bisa melanjutkan perjalanan karena luapan air dapat menghanyutkan kendaraan yang melintas di sungai itu.

“Kalau banjir kita tak bisa menyeberang, karena arus airnya sangat deras. Makanya kami sangat berharap, pemerintah bisa memberikan perhatian yang serius demi pengembangan desa ini kedepan,” kata Rudianto. (cr3/hen)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top