Hasil Produksi Padi di Konawe Menurun – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Hasil Produksi Padi di Konawe Menurun

20141219172953-Penggerek padiKOLAKA POS, UNAAHA – Serangan hama penggerek padi terus mengancam produktifitas padi di Konawe. Terlebih saat ini hama ulat yang menyerang batang tanaman padi ini, belum bisa dibasmi.
Bupati Konawe, Kery Saiful Konggoasa mengatakan, permasalahan tersebut tak perlu terlalu ditanggapi serius. Sebab, hama tersebut hanya berada dibeberapa lokasi saja.
“Betul sebagian persawahan kita terserang hama penggerek batang, namun tidak semua wilayah, seperti Wonggeduku masih tetap aman. Ada juga beberapa daerah itu puso, bahkan ada masyarakat kemarin menangis datang sama saya karena empat hektar dia punya sawah terendam,” katanya.
Saat ditanya antisipasi dan tindakan Pemkab Konawe akibat hama ini, bupati manyampaikan belum melakukan hal-hal khusus untuk mengurangi penyebaran hama tersebut, meski hama ini sangat merugikan petani. Menurutnya, meski terserang hama namun kondisi persawahan terutama tanaman padi yang dalam fase panen masih stabil.
“Antisipasi yang dilakukan belum ada karena kondisi sekarang masih stabil, hanya itu saja yang serang sawah petani penggerek batang, jadi itu padi masih berisi tapi beratnya rendah,” ungkapnya.
Menurutnya, kondisi ini tidak hanya terjadi di Konawe, namun juga terjadi dibeberapa wilayah yang ada di Sultra. Untuk itu, penanganan khusus belum dilakukan Pemkab Konawe.
“Hampir semua daerah (terserang hama, red) tidak cuma Sulawesi Tenggara. Artinya tidak merata di Konawe, seperti kecamatan Pondidaha itu terspot-spot (terbagi-bagi, red), sementara di Wonggeduku tempat akan dilaksanakan panen raya masih stabil,” katanya.
Bupati merincikan, akibat hama ini hasil produksi petani mengalami penurunan hingga 50 persen. Meski penurunan ini sangat dirasakan petani lanjutnya, tetap saja kondisi ini masih stabil karena hal ini bisa saja dipengaruhi cuaca saat ini. (m4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top