NPHD Panwaslu Bombana Belum Diakomodir – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

NPHD Panwaslu Bombana Belum Diakomodir

KOLAKA POS, RUMBIA – Meski tahapan Pilkada Bombana telah dimulai sejak 19 juni, namun sampai saat ini Pemkab Bombana belum juga mengakomodir Naskah Pemberian Hibah Daerah (NPHD). NPHD ini merupakan tambahan anggaran untuk Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu) sebagai penyesuaian atas turunnya Surat edaran menteri keuangan.

Hal tersebut diungkapkan komisioner Panwaslu Bombana Asrudin, saat ditemui di ruang kerjanya Rabu (22/6). Menurut dia, keterlambatan tersebut memang bukan sepenuhnya kesalahan pemkab Bomaban. Tetapi, terjadi karena Panwaslu sendiri terlambat memasukkan usulan NPHD kepada Pemkab. “Kami baru ajukan NPHD itu Selasa kemarin. Hari ini kami akan bertemu Sekda agar usulan NPHD tersebut dapat difasilitasi ke Bupati sehingga dapat secepatnya disahuti dan Panwaslu mendapat tambahan anggaran tersebut,” tuturnya.

Ia menambahkan tambahan anggaran panwaslu yang bersumber dari APBD ini menelan anggaran sebesar Rp5,2 miliar. Tambahan tersebut kata Asrudin, dipengaruhi kenaikan honorarium bagi panwaslu dan adanya penambahan Pokja. Jika sebelumnya honorarium Panwaslu sebesar satu juta rupiah, kini bertambah menjadi Rp1,8 juta. “Kemarin honor Panwaslu sebanyak satu juta, sekarang mencapai 1,8 juta dan ditambah lagi Pokja Panwaslu tahun-tahun kemarin hanya empat sekarang sudah delapan,” katanya.

Tambahan anggaran tersebut berdasarkan surat edaran mentri keuangan S-417/MK.02/2016 tentang honororium pengawasan tahapan pemilihan gubernur, bupati walikota yang merujuk pada keputusan Bawaslu,0107/K.Bawaslu/PR.03.00/IV/2016 tentang standar kebutuhan pendanaan kegiatan daerah. “Yah kami sekarang lagi membangun koordinasi dengan pemerintah daerah terkait penambahan anggaran tersebut dan kami berharap secepatnya anggaran tersebut dapat terealisasi,” harapnya. (k6)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top