Warga Keluhkan Pelayanan di RSUD Bombana – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

Warga Keluhkan Pelayanan di RSUD Bombana

KOLAKA POS, BOMBANA – Kurang memadainya sarana penunjang dan tidak maksimalnya pelayanan di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Bombana, sangat dikeluhkan oleh masyarakat.
Syukur misalnya, salah satu keluarga pasien korban lakalantas NO warga desa Touburi Kecamatan Tontonu ini, mengaku kecewa terhadap pelayanan RSUD Bombana Senin (20/6) malam. Pasalnya, dokter bedah yang menangani keluarganya tidak ada di tempat, sehingga pasien terlantar. Parahnya lagi ketika keluarga ingin merujuk ke Kendari, mobil ambulance yang dimiliki rusak, bahkan pihak rumah sakit pun tidak memberikan solusi yang baik untuk keluarga pasien agar mendapatkan penanganan.
“Saya tidak puas dengan pelayanan rumah sakit, saya telepon pimpinanya sebanyak 10 kali tidak diangkat, padahal saya ingin minta petunjuk agar keluarga cepat mendapatkan pertolongan, namun tidak ada jawaban,” katanya saat menginformasikan masalah tersebut pada awak media ini via telepon, Selasa (21/6).
Dengan kejadian ini, Ayukur sangat menyayangkan kinerja rumah sakit, padahal daerah sudah memberikan fasilitas dan sarana terhadap Rumah sakit namun masih jauh dari harapan masyarakat.
“Honor yang besar bagi tenaga medis sarana dan prasarana cukup, namun tidak memberikan pelayanan dan kenyamanan bagi pasien, padahal anggaran untuk pemeliharaan dan perawatan mobil ambulance pasti ada, kok seperti ini, inikan aneh,” terangnya
Menurutnya, DPRD Bombana dalam hal ini Komisi III yang menangani kesehatan harus melakukan pemanggilan terhadap manajemen rumah sakit, untuk didengarkan pendapatnya terkait permasalahan tersebut.
Sementara itu, Sekretaris Komisi III DPRD Heryanto saat dikonfirmasi, ikut menyayangkan kejadian tersebut. Sebab, pelayanan rumah sakit harus dikedepankan karena menyangkut kesehatan dan hidup pasien sàat menderita penyakit. Pelayanan harus siap siaga 1×24 jam.
Tentunya komisi III akan melakukan pemanggilan terhadap manjemen rumah sakit untuk didengarkan pendapatnya dan bagaimana solusinya.
“Selain itu pula, Pemerintah daerah harus mengambil langkah yang tegas terhadap manajemen rumah sakit, agar kejadian tersebut tidak terulang lagi pada masyarakat Bombana ke depannya,” tegasnya. (k6)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top