Dua Saksi Tolak Bertandatangan, Bawaslu Sultra : Sertifikat Berita Acara KPU tetap Sah – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Dua Saksi Tolak Bertandatangan, Bawaslu Sultra : Sertifikat Berita Acara KPU tetap Sah

KOLAKA POS, RAHA – Dua Saksi pasangan Arwaha Adi Saputra-Laode Samuna dan pasangan Dokter La Ode Baharuddin- La Pili menolak menandatangani hasil pleno rekapitulasi perolehan suara tingkat KPU Muna yang dilaksanakan di Aula KPU Muna pada Selasa, (21/6).

Kendati kedua saksi pasangan calon (paslon) bupati dan wakil bupati tersebut menolak menandatangani sertifikat berita acara hasil rekapitulasi tersebut tetap dinyatakan sah, karena di tandatangani ketua dan dua orang anggota Komisioner KPU Muna “Dua saksi paslon yang tidak menanda tangani sertifikat rekapitulasi hasil perhitungan suara itu adalah hak mereka,” ujar Ketua Bawaslu Sultra Hamiruddin Udu pada awak media usai penyelenggaraan rekapitulasi hasil perhitungan suara di kantor KPU Muna.

Kemudian, lanjut Hamiruddin dengan adanya dua tim paslon saksi yang tidak menandatangani hasil PSU tersebut, menurutnya bukan menjadi persoalan. Ia menegaskan bahwa rekapitulasi hasil perhitungan suara tingkat kabupaten yang diselenggarakan KPU Muna tetap dinyatakan sah. “Apakah kemudian akan menjadikan lagi adanya PSU Jilid III. Itu adalah keputusan kewenangan Mahkamah Konstitusi,” katanya.

Hal senada juga di sampaikan Anggota Komisioner KPU Muna Muhammad Sulaeman bahwa hasil rekapitulasi perolehan suara PSU jilid II tersebut tetap dinyatakan sah. “Saksi nomor urut 2 dan nomor urut 3 tidak menandatangani, saya kira tidak ada masalah. Hasil rekapitulasi dari kabupaten itu tetap sah,” jelasnya.

Ia menjelaskan bahwa tidak perubahan perolehan suara yang diperoleh ke tiga paslon tersebut. “Semua hasil sama. Baik itu hasil perhitungan PPS hingga PPK. Tidak ada koreksi angka-angka perolehan suara pasangan calon,” tandasnya.

Sekedar di ketahui dari pehitungan suara di dua TPS, Rumah Kita berhasil mendulang suara sebanyak 375 suara. Sedangkan akronim Dokter Pilihanku hanya mampu memperoleh 355 suara. Jadi akumulasi suara dari dua TPS tersebut, Paslon Rumah Kita unggul 20 suara dari rivalnya Dokter Pilihanku. Jika digabungkan dengan penghitungan Pilkada 9 Desember 2015, maka Rumah Kita unggul 33 suara.
Adapun perolehan suara di dua TPS itu yakni, TPS 4 kelurahan Raha 1 nomor urut 1 Rusman Emba-Malik Ditu memperoleh suara sebanyak 204 suara. Nomor urut 2 Arwaha Adi Saputra-La Ode Samuna memperoleh 2 suara, dan nomor urut 3 dr. La Ode Baharuddin-La Pili memperoleh 207 suara. Enam suara dinyatakan batal. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top