Dokter Aci Disebut Terlibat – KOLAKA POS

KOLAKA POS

BERITA UTAMA

Dokter Aci Disebut Terlibat

Salah satu fotokopi kwitansi tansaksi Yasmin dan Sahira Hidi yang diperlihatkan sumber Kolaka Pos

KOLAKA POS, KOLAKA – Keterlibatan mantan Dirut Rumah Sakit Benyamin Guluh (RSBG) Kolaka, dr.Azis Amin dalam pusaran korupsi dana rumah sakit plat merah itu, mulai disebut. Sumber terpercaya Kolaka Pos mengindikasikan dr.Aci (sapaan dr.Azis Amin) juga mengetahui ada transaksi antara Yasmin dan Dirut PT.Berkah Medis Multiguna (BMM), Sahira Hindi.

Kejari Kolaka telah menetapkan Yasmin dan Sahira sebagai tersangka korupsi dana RSBG sebesar Rp3,5 miliar. Sumber terpercaya Kolaka Pos, membenarkan korupsi itu dilakukan dengan modus transfer rekening dari Yasmin ke Sahira dengan dalih pembelian obat-obatan dan peralatan medis. “Tidak tau juga kenapa bisa mereka berhubungan, tapi setahu saya pertama itu dia transfer untuk pembelian obat-obatan katanya, lalu setelah ditunggu tidak datang pesanannya, kemudian dihubungi itu orang (Sahira Hindi, red) katanya uangnya tidak cukup kemudian dia transfer lagi,” ujarnya.

Dari salah satu fotokopi kwitansi yang ditunjukkan sumber kepada Kolaka Pos, diketahui transaksi antara Yasmin dan Sahira terjadi pada 5 Agustus 2015. Nilai total transaksi yang dilakukan Yasmin sebesar Rp825 juta dengan rincian transaksi pertama berupa panjar Rp450 juta lalu kedua Rp375 juta. Dana tersebut merupakan anggaran Belanja Habis Pakai (BHP) BLUD RSBG. Kedua kwitansi tersebut ditandatangani oleh kedua tersangka. “Itu transaski bukan hanya satu kali. Jadi, belum didapatkan obatnya, kemudian ada lagi pesanan peralatan medis, lalu dibayarkan lagi hingga sampai milyaran itu, tidak tahu juga kenapa begitu dipercaya itu dirut BBM, mungkin mereka kerjasama,” jelasnya.

Lantas dimana indikasi keterlibatan dr.Aci? Sumber yang terus mewanti-wanti agar identitasnya tidak disebutkan itu mengatakan dr.Aci dan Yasmin pernah bersama terbang ke Jakarta untuk menanyakan proses pengadaan barang tersebut. “Yang pasti dokter Aci sama Ibu Yasmin juga pernah ke Jakarta pergi tagih janjinya itu orang (Sahira Hindi, red),” ketusnya.

Sebelumnya di media dokter Aci pernah mengelak jika terkait hal tersebut dirinya tak mengetahui karena semunya dikerjakan oleh Bendahara penerimaan dan murni merupakan kelalaian bendahara.

Terkait kasus itu, ketua LSM Prangkat Sultra Nasruddin Fokekr mengatakan ada keganjilan jika mantan Dirut RSBG tidak mengetahui hal ihwal yang dilakukan bawahannya. Karenanya, ia berharap Kejaksaan bisa menguak sejelas-jelasnya penyelewengan tersebut. “Kita percayakan sama kejaksaan untuk mengungkapnya, dan memang ada keanehan jika mantan dirut RSBG tidak mengetahui apa yang dilakukan bawahannya apalagi mengenai masalah keuangan,” ungkapnya.

Sebelumnya, Kasi Pidsus Kajari Kolaka, Abdul Salamntani, juga mengungkapkan bahwa pihaknya akan menyeret siapapun ynag terlibat dalam kasus itu jika memang ada bukti kuat menunjukkan adanya keterlibatannya termasuk mantan dirut RSBG, Dr. Aci. “Ini juga masih terus dilakukan pengembangan, dan ini merupakan pintu masuk, bisa jadi ada yang lain, jika memang ada bukti dan ada perbuatan materil yang menujukkan keterlibatannya (dr Aci) dalam kasus itu kita akan seret,” papar Abdul Salamntani. (cr4)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top