KPU Muna: Tidak Memenuhi Syarat, Ngapain Dibagikan C6 – KOLAKA POS

KOLAKA POS

Jazirah Sultra

KPU Muna: Tidak Memenuhi Syarat, Ngapain Dibagikan C6

Suasana penyortiran dan pelipatan kertas suara PSU Kada Muna Jilid II yang berlangsung di aula KPU Muna.dok/Kolaka Pos

KOLAKA POS, RAHA – Dua hari jelang PSU jilid II, KPUD Muna mulai membagikan C6, yakni formulir pemberitahuan untuk memberikan suara kepada pemilih, paling lambat tiga hari sebelum pemungutan suara, kepada para pemilih yang berada di TPS 4 Wamponiki dan TPS 4 Raha 1. Akan tetapi, sebanyak 1.136 DPT bakal tidak semua mendapatkan C6 tersebut. Sebab, dari hasil validasi data KPUD Muna yang dilakukan bersama tim Paslon bupati dan wakil bupati, dipastikan 310 orang pemilih yang tidak memenuhi syarat (TMS) tidak akan mendapatkan surat C6.
310 orang itu terdapat pada dua TPS, yakni TPS 4 Wamponiki ditemukan 254 orang dan TPS 4 Raha 1 ditemukan 56 orang. Ketua KPUD Muna La Ode Muhammad Amin Rambega mengatakan, pemilih TMS itu, selain dianggap masih dibawah umur, juga sudah berpindah domisili dan tidak lagi terdaftar sebagai penduduk di Muna.
“Orang yang sudah dipastikan tidak memenuhi syarat, ngapain dibagikan C6,” tegasnya.
Langkah tersebut menurut Ketua KPUD Muna yang akrab disapa Amin ini, hal tersebut sudah menjadi kesepakatan bersama antara KPUD Muna, tim Paslon dan Bawaslu Provinsi. Dengan alasan, apabila C6 tersebut dibagikan dapat disalahgunakan oleh oknum-oknum tertentu yang pempunyai kepentingan pada PSU jilid II itu.
“Bukan kita yang tidak mau akomodir, tapi aturan yang membuat mereka tidak terakomodir. Apalagi kemarin kita dilayangkan surat dari KPU RI. Salah satu isi surat itu, yakni mereka-mereka yang masuk dalam surat itu, mereka yang tidak berdomisili, yang bukan penduduk kabupaten Muna, yang sudah meninggal dan yang sudah beralih status,” paparnya.
Menanggapi pemberitaan sebelumnya, menyebutkan bahwa total Daftar Pemilih Tetap (DPT) yang terdapat di dua TPS itu yakni sebanyak 1.136 DPT. Dari 1.136 DPT itu, 637 diantaranya terdaftar di TPS 4 Wamponiki, sedangkan TPS 4 Raha 1 terdaftar 499 DPT. Namun di TPS 4 Wamponiki, ditemukan sebanyak 254 pemilih dibawah umur dan pemilih yang sudah berpindah domisili. Sehingga dikategorikan TMS dan 179 pemilih tanpa keterangan. Artinya, dari 637 DPT, hanya 204 pemilih saja di TPS 4 Wamponiki yang dinyatakan aman, sesuai temuan KPU dan tim Paslon.
Sedangkan untuk TPS 4 Raha 1, dari 499 DPT yang telah terdaftar, juga ditemukan 56 pemilih dibawah umur bahkan sudah pindah domisili dan 104 pemilih tanpa keterangan. Sehingga, tersisa 339 pemilih saja.
Dari temuan tersebut, besar kemungkinan yang akan mendapatkan surat panggilan dari KPU hanya 543 saja, karena dari 1.136 DPT, 593 diantaranya bermasalah.
“Itu fakta. Tapi bukan berarti yang dipastikan itu saja yang memilih,” katanya.
Menurut Amin, bahwa 283 pemilih yang diberi label tanpa keterangan itu yang berada di dua TPS tersebut masih dapat memberikan hak suaranya asalkan dapat memenuhi syarat yang telah ditetapkan bersama antara KPU Muna, tim paslon bupati dan wakil bupati serta bawaslu Provinsi.
“Tanpa keterangan ini, mereka yang belum di temui, belum di pastikan. Ya nanti kalau dia ingin memilih, otomatis nanti dia harus gunakan C6. Dia tinggal ambil di kami (KPUD Muna) C6nya. Tentu dia datang itu harus ada identitas yang jelas. Yakni KTP aktif sebagai pembuktian bahwa mereka terdaftar sebagai penduduk Muna,” katanya.
Tidak hanya itu, terkait dalam Daftar Pemilih Tambahan (DPTb2) dan Daftar Pemilih Pindah (DPph), tercatat sebanyak 66 pemilih. Dimana Jumlah tersebut, 12 diantaranya terdapat di TPS 4 Wamponiki yang terdiri dari 11 DPTb2 dan satu DPph. Itupun, dari 11 DPTb, dua diantaranya masih diragukan keabsahannya sehingga yang dinyatakan “bersih” untuk memilih hanya sembilan orang saja. Sedangkan untuk DPTb2 yang berada di TPS 4 Raha 1 yakni berjumlah 54 pemilih. Namun, 3 pemilih dinyatakan TMS, 9 pemilih tanpa keterangan. Jadi hanya 42 pemilih dinyatakan MMS. Amin menyatakan orang yang dapat memilih hanyalah pemilih yang telah terdaftar.
“Jadi orang yang memilih itu, mereka yang terdaftar di DPT, DPph dan DPTb2,” tandasnya. (m1)

Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

The Latest

To Top