Dua Orang Ditetapkan Tersangka – Hacked by TryDee

Hacked by TryDee

Metro Kolaka

Dua Orang Ditetapkan Tersangka

KOLAKA POS,
KOLAKA-Institusi pendidik ternyata tak luput dari pusaran korupsi. Pembangunan pagar Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka yang dibangun menggunakan APBN senilai Rp1,7 miliar terindikasi korupsi dengan kerugian negara sekitar Rp300 juta.
Kejaksaan Negeri Kolaka telah menetapkan dua tersangka dalam indikasi korupsi itu yakni SK, Staf bagian perencanaan di USN, dan R, Konsultan proyek pengerjaan pagar utama kampus USN yang dikerjakan oleh CV.Mitra Konawe.
Kepala Kejaksaan Negeri Kolaka Jefferdian yang di dampingi oleh Kepala Seksi Pidana Khusus Abd Salam kepada Kolaka Pos (9/4) mengatakan, pagar USN tersebut diduga terjadi kesalahan perencanaan sehingga volume pekerjaan tidak sesuai dengan perjanjian kontrak. “Kasus ini bergulir setelah ada laporan dari masyarakat tentang kejanggalan pembuatan pagar utama USN Kolaka pada Maret Lalu,” ujar Salam.
Lanjut ia mengatakan setelah melakukan pengumpulan data dan keterangan pada 14 Maret, kasus tersebut masuk ke ranah penyelidikan. Kemudian tim pidana khusus mengumpulkan keterangan dan barang bukti dalam kasus tersebut. Kejaksaan katanya telah memeriksa sekitar 20 orang saksi. “Kami sudah tetapkan tersangknya namuan itu sementara baru dua orang inisial SK dan R namun kedepannya masih ada tambahan tersangka. Tinggal menunggu waktu saja,” tambahnya.
Setelah melakukan penetapan dua tersangka, Kejari Kolaka melakukan penggeledahan di kediaman SK dan ruangan kerjanya di kampus USN Kolaka. Dalam penggeledahan yang dilakukan pada Jumat (8/4), tim kejaksaan membawa dokumen diantaranya Berita Acara Serah Terima, Surat Perintah Kerja, Surat Perjanjian, Kwitansi Pembayaran dan Buku Rekening Bank.
Sedangkan di kediaman R, kejaksaan mengambil beberapa dokumen. “Dokumen yang kami bawa merupakan alat bukti untuk kepentingan penyidikan,” katanya.
Saat ditanya penahanan tersangkan, Salam hanya mengatakan saat ini masih berproses dan menunggu langkah selanjutnya. “Kami bekerja mulai 14 Maret dan kami tetapkan sementara ini dua tersangka pada Kamis (7/4) lalu. Kalau tersangka lain nanti akan menyusul, tunggu saja. Masalah penahanan pasti kami akan lakukan namun kami akan melakukannya jika sudah siap semuanya,” tandasnya. (hud/a)

Click to comment

The Latest

To Top